Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI tetap membuka layanan haji di tingkat kabupaten/kota meski pada hari libur. Kebijakan ini ditujukan untuk mempercepat proses persiapan haji sekaligus memudahkan jemaah yang kesulitan mengurus administrasi pada hari kerja.
Kenapa Layanan Dibuka di Hari Libur? Menurut Kemenhaj, kebijakan ini adalah bentuk komitmen agar tahapan persiapan berjalan tepat waktu dan tidak menghambat agenda keberangkatan. Dengan opsi ini, jemaah memiliki waktu yang lebih fleksibel untuk menyelesaikan kewajiban administrasi mereka.
Contoh Layanan: Pelunasan & Perekaman Biometrik Salah satu contoh pelaksanaannya terdapat di Kantor Kemenhaj Kabupaten Pamekasan, yang meliputi:
-
Penyelesaian dokumen pelunasan.
-
Perekaman biometrik untuk kebutuhan pengajuan visa haji.
Sistem yang Terintegrasi Perekaman biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio merupakan bagian dari persyaratan visa yang terintegrasi dengan sistem Nusuk milik Pemerintah Arab Saudi. Data biometrik ini sangat krusial agar proses visa berjalan sesuai ketentuan.
Pendampingan Teknologi Walaupun dapat dilakukan mandiri, Kemenhaj tetap menyediakan bantuan bagi jemaah yang belum terbiasa menggunakan layanan digital. Hal ini dilakukan untuk mengejar tenggat waktu input data (hingga 8 Februari 2026), terutama bagi daerah dengan jumlah jemaah yang besar.
Kesimpulan Strategi ini memastikan proses administrasi haji lebih tertib dan cepat. Fokus utamanya adalah menjamin dokumen, biometrik, dan kebutuhan visa dapat diproses sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sumber resmi:
-
Penerbit: Kementerian Haji dan Umrah RI
Komentar (1)
Tulis Komentar